Sunday, February 28, 2021
Tentang pohon jelutung

Tentang pohon jelutung

tentang pohon jelutung

Jambi, Antarajambi. Kholil, salah satu masyarakat Desa Rawasari bercerita tentang kebakaran hutan dan lahan pada yang masih terngiang di benaknya. Peristiwa itu, selain mengakibatkan kabut asap pekat, juga membuat putus asa masyarakat desa tersebut yang membudidayakan tanaman jelutung.

Hasil uji coba budi daya tanaman jelutung Dyera lowii di lahan gambut seluas 14 hektare dengan usia enam tahun dan akan panen itu, hangus terbakar.

Selain habis terbakar, lahan yang ditanamai pohon jelutung juga diklaim oleh salah satu perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di kawasan itu. PadaKholil dan beberapa rekannya kembali bersemangat mengembangkan bibit jelutung melalui pemberdayaan yang dilakukan lembaga konservasi, WWF Indonesia.

Saat ini, 75 dari kepala keluarga KK di desa tersebut, mengembangkan pembibitan jelutung. Sekitar ribu bibit dibudidayakan oleh warga setempat. Hasil pembibitan jelutung akan ditanam di lahan gambut. Tanaman tersebut cocok dibudidayakan di lahan gambut. Hasil getah dari jelutung bisa untuk bahan baku permen karet. Sebanyak 75 KK itu mengembangkan tanaman tersebut di lahan seluas hektare.

Masyarakat desa itu diberi hak untuk mengelola dan memanfaatkan hasil penanaman jelutung tanpa harus menebang pohon nantinya. Hasil tanaman jelutung diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Restorasi Gambut Gambut merupakan sebutan untuk jenis tanah yang terbentuk dari sisa-sisa tumbuhan yang membusuk melalui proses ratusan tahun yang biasanya terletak di antara dua sungai. Semakin rendah resapan air di beberapa lahan gambut dituding sebagai penyebab kebakaran parah yang terjadi pada Kebakaran hutan tersebut menjadi bencana nasional yang sangat buruk.

Pembangunan sekat kanal 70 unit itu, terdiri atas 10 unit berukuran besar di atas 6 meter dan 60 unit sekat kanal yang berukuran kecil di bawah 6 meter.

Program restorasi gambut dengan konsep sekat kanal re-wetting tersebut, juga bekerja sama dengan masyarakat Desa Rawasari, Kecamatan Berbak, Tanjungjabung Timur, yang sebelumnya diberikan pelatihan sekat kanal.

Tengkawang

Pembuatan sekat kanal juga diintegrasikan dengan aktivitas lain, seperti penanaman kembali re-vegetasi dengan sejumlah jenis tanaman yang memberi keuntungan ekonomi masyarakat setempat, khususnya Desa Rawasari. Langkah integrasi tersebut diharapkan melindungi lahan gambut yang sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar, melalui penanaman jelutung.Kalo bisa tlg informasikan ke Abunpku yahoo.

Apakah tulisan ini bermanfaat bagi anda? Jelutung rawa berbuah setiap tahun, mulai berbunga pada bulan November-Desember dan buah telah matang d apat dipanen bulan Mei-Juni tergantung musim.

Masa simpan benih pendek yakni 1 - 2 bulan maka sebaiknya setelah dipanen benih langsung dikecambahkan. Pada fase ini perlu kehati-hatian dan harus orang yang berpengalaman karena batang kecambah lunak dan mudah patah. Setelah bibit berumur 8 - 10 bulan maka bibit sudah siap dipindahkan ke lapangan. Kriteria bibit sudah siap tanam : Tinggi antara 35 - 50 cm, diameter batang 0,5 - 0,7 cm, jumklah daun 8 - 12 helai, bentuk batang lurus, bentuk batang lurus dan terbebas dari serangan hama dan penyakit.

Penyipan lahan cukup dilakukan dengan membuat jalur tanaman selebar 1 - 1,5 m karena tanaman jelutung muda masih butuh naungan, pembersihan lahan dapat dilakukan secara manual maupun dengan menggunakan herbisida. Dalam penyiapan lahan sebaiknya didesai dengan emmbuat sekat bakar yang berfungsi sebagai pelindung tanaman dari bahaya kebakaran lahan. Diposting oleh Forestry di Unknown 1 Mei Yakuzza 28 Juni Tambahkan komentar.

Muat yang lain Posting Lama Beranda. Langganan: Posting Komentar Atom.Posting Komentar. Senin, 03 Oktober Tanaman Jelutung. Tanaman Jelutung Dyera spp, yang merupakan tanaman khas lahan rawa ini masuk dalam divisi Angiospermae, kelas Magnoliopsida, ordo Gentianales, famili Apocynaceae, genus Dyra dan termasuk dalam spesies Dyra costulata.

Tanaman jelutung merupakan tanaman industri yang berkualitas ekspor dan pohon dwiguna, artinya pohon yang dapat menghasilkan dua jenis komoditas yaitu hasil utama getah lateks dan kayu.

Tanaman jelutung termasuk tanaman jangka panjang dan apabila dikelola dengan baik maka tanaman jelutung bisa dijadikan sumber pendapatan keluarga secara turun temurun. Tanaman jelutung memiliki tipe pohon yang sangat besar dan bahkan diameter batang mencapai cm dan tinggi lebih dari 45 meter. Tipe batang lurus dan apabila tumbuh di alam percabangan akan dimulai pada ketinggian sekitar 30 cm.

Gen halilintar the father

Di Indonesia tanaman jelutung menyebar di Sumatera Jambi, Riau, Sumatera Utara dan dikenal dengan nama abuwai, sedangkan di Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah lebih dikenal dengan sebutan pantung.

Hamdani, Jenis Tanaman Jelutung dan Produknya Di Indonesia ada tiga jenis tanaman jelutung diantaranya, dua jenis hidup di lahan rawa warna batangnya putih dan hitam sedangkan satu jenis lainnya berwarna merah dan tumbuh di pegunungan Bahtimi, Ketiga-tiganya menghasilkan getah latek yang diekspor ke Singapura, Jepang, dan Hongkong.

Getah jelutung dipergunakan sebagai bahan baku permen karet, industri perekat, vernis, ban, water proofing serta sebagai bahan isolator dan barang-barang kerajinan lainnya. Selain itu tanaman jelutung juga menghasilkan kayu. Kayu jelutung bersifat lunak dan berwarna putih dengan tekstur permukaan rata, halus serta licin.

Oleh sebab itu kayu jelutung bisa dipergunakan sebagai bahan pola sepatu, sebagai bahan baku pembuatan batang pensil dan sebagai bahan pembuatan papan dan peti. Kayu jelutung mudah diolah dalam berbagai bentuk.

Venerdi bread australia

Namun karena kayunya lunak maka semua bagian kayu sangat rentan terhadap serangan jamur Transtoto Handadhari, Melihat sifat tumbuh serta multi fungsinya, maka tanaman jelutung akan sangat baik jika dikembangkan oleh masyarakat atau desa-desa yang berada di pinggiran hutan dan memiliki potensi lahan rawa yang sangat luas.

Dengan demikian masyarakat bisa mendapatkan manfaat ekonomi secara berkelanjutan dan kesehatan lingkungan sebagai akibat tertutupnya lahan-lahan rawa yang terbuka. Morfologi Tanaman Akar tunggang merupakan ciri khas bagi semua jenis tanaman dikotil biji belah dan berkayu dan akar tersebut tumbuh menembus kedalam tanah.

Pemantauan siklus buah pohon Jelutung (Dyera constulata) di Hutan Harapan

Daun oval panjang dan tumbuh berdasarkan ruas batangnya. Daun tanaman jelutung berwarna, apabila sudah tua berwarna hijau sedangkan daun yang masih muda terlihat hijau kemerahan pucuk. Daun jelutung memiliki tulang daun yang cukup jelas serta tulang jari-jari daun berposisi lurus. Bunga biasanya keluar pada bulan Oktober dan bersamaan dengan munculnya daun muda mucuk. Letak tangkai bunga berada di sela-sela tangkai daun dan masih dalam ruas yang sama.Saya terinspirasi wangi bunga jelutung.

Ada peluang dijadikan minyak atsiri Pages beranda adat info seni budaya profil sosial prosa do'a. Saturday, October 6, Kayu Jelutung. Jelutung atau jelutong Dyera costulatasyn. Pohon ini dapat tumbuh hingga 60 meter dengan diameter sebesar 2 meter. Pohon ini tumbuh di semenanjung MalaysiaKalimantanSumatra dan bagian selatan Thailand. Di Sumatera tanaman jelutung disebut labuai, di Semenanjung Melayu disebut ye-luu-tong, dan di Thailand disebut teen-peet-daeng.

Tanaman rawa hutan hujan tropis ini mempunyai nama latin Dyera spp. Pohon Jelutung dinamakan juga Pulai Nasi. Sifat Botanis Pohon jelutung berbentuk silindris, tingginya bisa mencapai m, dan diameternya bisa mencapai cm. Kulitnya rata, berwarna abu-abu kehitam-hitaman, dan bertekstur kasar. Cabangnya tumbuh pada batang pohon setiap m.

Proscribe reddit

Bentuk daunnya memanjang, pada bagian ujungnya melebar dan membentuk rokset. Sebanyak helai daun tunggal itu duduk melingkar pada ranting. Jelutung berbunga dua kali setahun. Bunga malainya berwarna putih, dan buahnya berbentuk polong. Apabila sudah matang, buahnya pecah untuk menyebarkan biji-bijinya yang berukuran kecil dan bersayap ke tempat di sekitarnya Pohon tidak berbanir dan mengeluarkan getah putih seperti susu kental.

Diwilayah kecamatan Lubai banyak rawa gambut yang tidak difungsikan, seharusnya jenis kayu seperti Jelutung dijadikan "Gerakan Budidaya Jelutung" Pertumbuhannya Relatif cepat dan dapat dibudidayakan dengan manipulasi Lahan yang minimal. Pohon Jelutung merupakan penghasil getah untuk permen karet.

Me contesto in english

Seperti telah disebutkan di atas, selain dari getahnya, jelutung juga diambil kayunya. Kayu jelutung cukup bagus karena pohon jelutung di alam diameternya bisa mencapai lebih dari 2 meter.

Tinggi pohon jelutung bisa mencapai 40 meter. Artinya jelutung adalah pohon yang besar. Label: Tumbuhan. Unknown October 17, at PM. Unknown August 24, at AM. Newer Post Older Post Home.Mendeley is a free reference manager and academic social network. Make your own fully-searchable library in seconds, cite as you write.

Akinnifesi, F.

tentang pohon jelutung

Journal of Tropical Science Volume 7 No. Bitterlich, W. Proceedings from Session S 4. Montreal, Canada. August D Delaney, B. Parresol, and L. Forest Ecology and Management Brown, S. Interciencia Draper, N. Analisis Regresi Terapan. Gramedia Pustaka. Krisnawati, H. Hutan No. Onyekwelu, J. Mosandl and B. Forest Ecology and Management : Onyekwlu, J. Journal of Tropical Forest Science 17 4 : Peng, C. Philips, D. Brash, I. Yasman, P. Subagyo, and P. Ecological Modelling : Qirom, M. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Vol.

Siswanto, B. Wahjono, Harbagung dan R.Di manakah mendapatkan bibit jelutung krn saya ingin berkebun jelutung jika ada oembibitan tlng hubungi no Nama:Teddy Liza status perkawinan: janda jumlah pinjaman Palangkaraya email kuteddyliza gmail.

Saya seorang janda dengan dua anak dan sejak Februari karena kebakaran dalam bisnis yang membanjiri bisnis saya dan saya mencoba mencari pinjaman dari bank saya, bank mengatakan dengan saya memiliki kredit buruk sehingga saya mencobanya dengan pemberi pinjaman lain di mana saya bodoh. Saya ingin menggunakan media ini untuk memberi tahu Anda bahwa ada banyak scammer di sini.

Ambil permintaan peminjam untuk biaya asuransi, Peminjam tidak memiliki sertifikat bisnis, Peminjam palsu tidak peduli dengan gaji bulanan Anda yang membuat Anda memenuhi syarat untuk mendapat pinjaman, peminjam Palsu tidak memiliki alamat kantor fisik.

Peminjam palsu meminta biaya pendaftaran dan biaya pajak, peminjam Palsu tidak memiliki situs web. Jika Anda mencari pinjaman, selalu minta pemberi pinjaman untuk situs webnya, karena banyak pemberi pinjaman palsu tidak memiliki alamat dan situs web. Jika Anda menginginkan pinjaman yang sah,Sukses hanya datang bagi mereka yang percaya pada diri mereka sendiri dan siap untuk menang.

Saya tidak mengharapkan apa pun selain yang terbaik untuk Anda. Beralih ke tahap baru dalam hidup bisa menjadi proses yang menantang.

Semoga Anda beruntung dalam semua upaya masa depan Anda, Anda akan menjadi hebat. Sofiyuddin, Janudianto Perkembangan industri dan penemuan teknologi pengolahan getah menyebabkan eksploitasi besar-besaran getah alam, salah satunya getah dari pohon jelutung.

Jelutung si Pohon Permen Karet

Sofiyuddin Jelutung Dyera sp merupakan jenis pohon hutan yang termasuk dalam family Apocinaceae. Salah satu species dalam family ini adalah Dyera polyphylla yang tumbuh di hutan rawa gambut atau daerah tergenang. Jenis pohon ini mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi dari kayu maupun getahnya.

tentang pohon jelutung

Kayunya dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk pembuatan pensil, ukiran, kayu lapis, papan partisi, plafon, dan bakiak sejenis sandal dari bahan kayu. Sedangkan getahnya dapat digunakan untuk bahan baku permen karet, cat, dan isolator kabel listrik yang hingga saat ini menjadi komoditas ekspor yang cukup menjanjikan. Namun ironis sekali, ulah manusia yang berlebihan dalam mengekploitasi jelutung, menyebabkan keberadaannya semakin sulit ditemukan di alam.

Sejarah Pemanfaatan Jelutung Sebelum perkebunan 'karet para' Hevea sp berkembang di awal abad an, bahan baku industri karet dunia diperoleh dari hasil penyadapan getah alam, salah satunya dari getah jelutung. Pada awalnya getah jelutung diproduksi dan diekspor untuk pembuatan bahan karet dengan mutu rendah.

Getah jelutung menjadi penting setelah diketahui dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan permen karet. Berkembangnya industri permen karet ini menyebabkan peningkatan yang sangat signifikan terhadap permintaan getah jelutung. Perdagangan getah jelutung mencapai puncaknya antara tahun an dan an. Jenis ini termasuk jenis kayu komersil yang bernilai cukup tinggi, bahkan harganya setara dengan jenis kayu meranti.

Di Indonesia terdapat tiga jenis getah jelutung yang sejak lama diperdagangkan yaitu; Jelutung Banjarmasin, Jelutung Palembang, dan Jelutung Pontianak. Nama dagang ini berdasarkan pelabuhan dimana produk getah jelutung diangkut untuk diekspor. Perdagangan jelutung semakin berkembang dengan adanya pemberian konsesi perkebunan dan pengolahan getah jelutung kepada perusahaan asing oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Terbentuknya pasar getah jelutung menyebabkan masyarakat berlomba-lomba mencari dan menyadap pohon jelutung di alam.

Domestikasi dan Agroforestasi Eksploitasi kayu dari hutan oleh perusahaan kehutanan sejak tahun an menyebabkan sulitnya mencari Kayu Jelutung pada awal tahun an.

Resto guru somewhere ksa

Untuk memenuhi bahan baku kayu dan industri pensil, dirintislah hutan tanaman industri oleh PT. Dyera Hutan Lestari di Jambi pada tahun Berdirinya perusahaan ini menyebabkan adanya transfer pengetahuan mengenai teknologi pembibitan dan penanaman jelutung terhadap masyarakat sekitar.Tengkawang adalah nama buah dan pohon dari beberapa jenis Shoreasuku Dipterocarpaceaeyang menghasilkan minyak lemak yang berharga tinggi. Pohon-pohon tengkawang ini hanya terdapat di Kalimantan. Dalam bahasa Inggris tengkawang dikenal sebagai illipe nut atau Borneo tallow nut.

Sebagaimana umumnya Shoreatengkawang tidak selalu berbuah pada setiap tahun. Dan ada waktu-waktu tertentu setiap beberapa tahun sekali di mana produksi tengkawang berlimpah, yang umum dikenal sebagai musim raya.

Pada musim seperti ini, pohon-pohon tengkawang di banyak daerah berbunga dan berbuah pada saat yang hampir bersamaan, dan dalam jumlah yang berlimpah.

Meskipun beberapa jenisnya telah banyak ditanam penduduk, sebagian besar produksi datang dari tumbuhan liar di hutan-hutan alam. Ketika musimnya tiba, buah-buah geluk tengkawang yang berjatuhan di sekitar pohon segera dipunguti dan dikumpulkan oleh warga setempat, sebelum buah-buah itu dimakan oleh babi hutan atau hewan-hewan liar lainnya.

Biji tengkawang yang bergizi tinggi disukai oleh banyak binatang hutan. Pada sisi yang lain, buah-buah tengkawang ini lekas tumbuh karena tidak memiliki masa dormansi. Dalam beberapa hari saja, apabila tidak dipungut, buah-buah yang jatuh ke tanah lembap akan segera berkecambah.

Buah-buah yang dikumpulkan itu dibawa pulang untuk dijemur atau disalai, yakni dikeringkan dengan cara diasapi. Pada musim raya, puluhan gubuk khusus untuk menyalai dibuat orang di sekitar pemukiman orang-orang Dayak di pedalaman Kalbar.

Setelah beberapa hari disalai dan cukup kering, biji-biji tengkawang itu diangkut dan dijual ke kota. Pohon-pohon tengkawang yang telah tua dan tidak lagi produktif biasanya ditebang untuk dimanfaatkan kayunya. Kayu tengkawang dalam dunia perdagangan umumnya tergolong ke dalam kayu meranti merah. Minyak tengkawang diperoleh dari biji tengkawang yang telah dijemur atau disalai hingga kering, yang kemudian ditumbuk dan dikempa.

Secara tradisional, minyak tengkawang ini dimanfaatkan untuk memasak, sebagai penyedap makanan dan untuk ramuan obat-obatan.

Dalam dunia industri, minyak tengkawang digunakan sebagai bahan pengganti lemak coklat, bahan farmasi dan kosmetika. Pada masa lalu tengkawang juga dipakai dalam pembuatan lilin, sabun, margarin, pelumas dan sebagainya. Minyak tengkawang juga dikenal sebagai green butter.

Sebanyak 12 jenis tengkawang telah dilindungi oleh Peraturan Pemerintah Republik Indonesia no 7 tahun Pohon tengkawang merupakan flora identitas Provinsi Kalimantan Barat.


thoughts on “Tentang pohon jelutung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *